Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup planning, organizing, staffing, leading, controlling, serta operasi internal dan eksternal.

Sistem pengelolaan pada Fakultas Isipol dilakukan dengan membagi tugas dan tanggungjawab masing-masing bidang didalam sistem organisasi melalui konsep POACE, sebagai berikut:

1. PLANNING

Rencana strategis Fakultas Isipol yang berjangka 5 tahun, dikembangkan berdasarkan tahapan dari rencana induk pengembangan Universitas Bosowa. Renstra tersebut disusun bersama dengan program studi melalui lokakarya dan disahkan dalam rapat senat Fakultas Isipol. Renstra kemudian dijabarkan kedalam rencana tahunan yang digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan kegiatan Fakultas Isipol yang lebih operasional.

2. ORGANIZING

Pimpinan fakultas melakukakan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai unsur pelaksana terkait dalam upaya membentuk sistemorganisasi tata laksana yang kredibel guna melaksanakan program yang telah direncanakan.

3. ACTION

Seluruh rencana kegiatan yang telah diputuskan selanjutnya dilaksanakan oleh unsur-unsur pelaksana terkait dengan koordinasi pemantauan dan pelaksanaan yang baik sesuai rencana yang ditetapkan.

4. CONTROLLING

Kegiatan yang berjalan dilakukan pengawasan dan monitoring dari unsur-unsur yang terkait dengan koordinasi pemantauan dan pelaksanaan yang baik sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

5. EVALUATION

Mekanisme evaluasi ditetapkan dan dilakukan terhadap kegiatan Planning, Organizing, action dan controlling, sehingga kegiatan yang telah dilakukan dapat diketahui kekurangan dan kelemahannya untuk perbaikan kedepan.

Rumusan renstra dan renop selanjutnya dilakukan pengaturan dan pengalokasian kegiatan dan sumber daya manusia yang tercantum dalam ”job description” yang jelas dan tegas agar tercapai sasaran secara efektif dan efisien. Untuk itu pemimpin fakultas dituntut untuk menumbuhkan pola partisipatif dalam menciptakan suasana kebersamaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tidak hanya itu juga menuntun, memantau, mengkaji, serta mengadakan koreksi (jika perlu) agar hasil kegiatan sesuai dengan yang telah ditentukan. Dengan kata lain jika terdapat penyimpangan segera dilakukan perbaikan.