Secara umum pelaksanaan penjaminan mutu di Universitas dikoordinasi oleh Badan Penjaminan Mutu. Setiap unit penyelenggara akademik melakukan jaminan mutu dengan kriteria yang terukur dan dikoordinasikan oleh unit jaminan mutu institut. Fakultas Isipol adalah salah satu unit penyelenggara akademik sehingga perlu melakukan pembangunan sistem jaminan mutu yang dikembangkan dan diimplementasikan untuk menjamin agar mutu pendidikan dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan.

Gambar secara umum penjaminan mutu FISIPOL:

Standar Mutu FISIPOL

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Standar Mutu  

Sistem Penjaminan Mutu FISIPOL

  • Penjaminan Mutu di Tingkat Universitas
    Tim Penjaminan Mutu tingkat Universitas berorientasi mutu, holistik dan berkelanjutan, menyediakan instrumen dan standar akademik dan non akademik terintegrasi, efektif dan efisien untuk pelaksanaan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dan manajemen pendukungnya secara berkelanjutan, penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia pembelajaran dan adaptif serta kreatif dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan, mendorong dan memfasilitasi unit kerja untuk memperoleh penghargaan dalam kegiatan mutu dan akreditasi.
  • Penjaminan Mutu di Tingkat Fakultas
    Tim Penjamin Mutu Fakultas bertanggung jawab untuk Mengembangkan penjaminan mutu fakultas, melakukan sosialisasi penjaminan mutu di jurusan/prodi, memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan penjaminan mutu, melakukan konsultasi dan pendampingan pelaksanaan penjaminan mutu, membantu Wakil Dekan Bidang Akademik untuk membahas dan menindaklanjuti laporan jurusan tentang pelaksanaan kegiatan akademik, membuat laporan evaluasi diri jurusan/prodi, dan memperbaiki proses belajar mengajar serta mengirimkan hasil evaluasi diri ke fakultas dan senat.
  • Penjaminan Mutu di Tingkat Jurusan
    Pada Jurusan, sistem penjaminan mutu berkaitan dengan kompetensi lulusan, manual prosedur dan instruksi kerja. Mekanismenya dilakukan dengan cara menyusun evaluasi diri Jurusan, pencapaian kompetensi lulusan yang sesuai dengan spesifikasi Jurusan serta penyusunan dokumen akreditasi.

Pelaksanaan Penjaminan Mutu FISIPOL

A. PERENCANAAN

Perencanaan Penjaminan Mutu dilakukan dengan menyusun mekanisme evaluasi kinerja akademik dosen, menjabarkan dan menyiapkan instrument penilaian, mensosialisasikan mekanisme monitoring online dan manual serta menentukan jadwal dan keberkalaan evaluasi penjaminan mutu di Jurusan. Kesemua proses ini dilakukan dengan kordinasi Tim Penjaminan Mutu Universitas dan Tim Penjamin Mutu Fakultas serta senantiasa mengacu pada dokumen-dokumen penjaminan mutu yang telah disusun di setiap jenjang Penjaminan Mutu baik Jurusan, Fakultas, maupun Penjaminan Mutu.

B. PELAKSANAAN

Di tingkat Fakultas Unit Penjaminan Mutu dikoordinasikan oleh Wakil Dekan. Secara horizontal penjaminan mutu dilakukan melalui monitoring proses belajar mengajar yang tercermin dari kehadiran mahasiswa dan dosen serta asisten melalui sistem presensi, perbaikan metode pembelajaran melalui penyusunan RPS, Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dan Rencana Kegiatan Belajar Mengajar (RKBM) yang selalu diperbaharui terus menerus (Kesesuaian materi perkuliahan dengan SAP dapat ditunjukkan dengan presensi dosen dan materi yang diberikan, diferifikasi oleh mahasiswa) penilaian yang transparan serta evaluasi dan umpan balik dari mahasiswa terhadap perkuliahan.

Pada setiap akhir semester, mahasiswa wajib memberikan evaluasi terhadap dosen pengajar mata kuliah melalui pengisian kuesioner. Evaluasi proses pembelajaran ini kemudian akan diproses dan di analisis Unit Penjaminan. Hasilnya dikembalikan ke Fakultas untuk diproses dan ditindaklanjuti demi perbaikan system dan proses belajar-mengajar.

Selain itu, di tingkat program studi telah dibentuk tim kerja Sistem Penjaminan Mutu tingkat Program Studi, yang bertugas menganalisis dan mengevaluasi proses belajar-mengajar baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Temuan dari Tim dilaporkan ke Unit Penjaminan Mutu terkait atau ke Program Studi maupun Fakultas untuk ditindak lanjuti.

Sistem monitoring dan pengendalian mutu di Tingkat akhir juga dilakukan melalui bimbingan tugas akhir/skripsi di bawah Koordinasi Koordinator Tugas Akhir yang dibentuk melalui mekanisme Rapat Program Studi. Koordinator Tugas Akhir ini membantu Program Studi dalam mengelola sistem Tugas Akhir seperti penentuan dosen pembimbing skripsi, penguji seminar proposal dan ujian pendaftaran. Ujian pendadaran dilakukan secara tertutup oleh tiga orang penguji. Skripsi/Tugas Akhir harus disertai surat pernyataan bahwa Tugas Akhir merupakan hasil kerja sendiri bukan hasil plagiasi. Dokumen Tugas Akhir di Upload dalam Repositori Perpustakaan Unibos, disertai naskah jurnal/rangkuman eksekutif hasil tugas akhir yang telah direview oleh Dosen Pembimbing.

Seluruh pengawasan terhadap proses pembelajaran dilakukan secara terus-menerus melalui rapat ditingkat program studi  sebagai unjung tombak pengembangan mata kuliah, rapat program studi, dan rapat/lokakarya akademik di tingkat fakultas dengan koordinasi oleh wakil dekan.

Di tingkat program studi telah dibentuk tim penjaminan mutu tingkat program studi yang diangkat dengan surat keputusan dekan. Sistem penjaminan mutu tingkat fakultas dibawah koordinasi wakil dekan. Masing-masing program studi mempunyai tim penjaminan mutu yang mempunyai tugas-tugas untuk membantu ketua program studi dan sekretaris program studi didalam memonitor serta mengevaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) dalam satu tahun akademik. Dengan demikian diharapkan PBM yang dilakukan oleh para dosen dapat termonitor serta terkontrol dengan baik. Monitoring dan evaluasi tersebut tidak terbatas pada jumlah pertemuan maupun satuan acara perkuliahan yang telah dilakukan oleh para dosen  tetapi juga memonitor soal ujian serta penilaiannya.

B. TAHAPAN BALIK DAN TINDAK LANJUT

Hasil evaluasi penjamin mutu selalu digunakan sebagai umpan balik melalui perbaikan setiap kekurangan dan kelemahan yang telah ditemukan. Perbaikan dan tindak lanjut diarahkan pada terpenuhinya standar penjaminan mutu yang telah disusun. Untuk peningkatan mutu pembelajaran, dilakukan evaluasi proses pembelajaran secara online melalui sistem informasi akademik yang dikelola oleh universitas. Evaluasi itu dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh mahasiswa. Bersamaan dengan itu, mahasiswa juga dapat mengakses nilai ujian setiap mata kuliah.Adapun untuk peningkatan kualitas bahan ajar, Jurusan mengadakan diskusi yang membahas RPS dan SAP. Setiap tim pengajar diwajibkan membuat RPS dan SAP mata kuliah yang diampu.